Riset dan Verifikasi

Peta Jalan

Ringkasan ini menguraikan peta jalan, hubungannya dengan riset dan verifikasi, hal-hal yang perlu dipertimbangkan, dan ketentuan yang perlu dikonfirmasi.

Cakupan penerapan

Dalam peta jalan, cakupan penerapan ditentukan dari tujuan dan batasan, sementara kondisi ketika teknologi tidak akan digunakan juga diperjelas sejak awal. Keterkaitannya dengan riset dan verifikasi dipertahankan sehingga alasan di balik keputusan dapat diperiksa.

Keputusan desain

Dalam peta jalan, model dan fondasi tidak dikunci; data, koneksi, dan pemantauan dipisahkan agar alasan pemilihan tetap terdokumentasi. Keterkaitannya dengan riset dan verifikasi dipertahankan sehingga alasan di balik keputusan dapat diperiksa.

Metode verifikasi

Dalam peta jalan, masukan dan kriteria yang dapat direproduksi disiapkan untuk memeriksa perilaku, termasuk contoh kegagalan. Keterkaitannya dengan riset dan verifikasi dipertahankan sehingga alasan di balik keputusan dapat diperiksa.

Pemeriksaan saat operasi

Dalam peta jalan, riwayat perubahan, perubahan mutu, dan kondisi penggunaan dilacak, serta jalur pengembalian disediakan bila diperlukan. Keterkaitannya dengan riset dan verifikasi dipertahankan sehingga alasan di balik keputusan dapat diperiksa.

Keputusan manusia

Dalam peta jalan, keputusan penting tidak diserahkan hanya kepada otomatisasi; penanggung jawab dan titik pemeriksaan dirancang secara jelas. Keterkaitannya dengan riset dan verifikasi dipertahankan sehingga alasan di balik keputusan dapat diperiksa.