Riset dan Verifikasi

Eksperimen

Ringkasan ini menguraikan eksperimen, hubungannya dengan riset dan verifikasi, hal-hal yang perlu dipertimbangkan, dan ketentuan yang perlu dikonfirmasi.

Cakupan penerapan

Dalam eksperimen, cakupan penerapan ditentukan dari tujuan dan batasan, sementara kondisi ketika teknologi tidak akan digunakan juga diperjelas sejak awal. Keterkaitannya dengan riset dan verifikasi dipertahankan sehingga alasan di balik keputusan dapat diperiksa.

Keputusan desain

Dalam eksperimen, model dan fondasi tidak dikunci; data, koneksi, dan pemantauan dipisahkan agar alasan pemilihan tetap terdokumentasi. Keterkaitannya dengan riset dan verifikasi dipertahankan sehingga alasan di balik keputusan dapat diperiksa.

Metode verifikasi

Dalam eksperimen, masukan dan kriteria yang dapat direproduksi disiapkan untuk memeriksa perilaku, termasuk contoh kegagalan. Keterkaitannya dengan riset dan verifikasi dipertahankan sehingga alasan di balik keputusan dapat diperiksa.

Pemeriksaan saat operasi

Dalam eksperimen, riwayat perubahan, perubahan mutu, dan kondisi penggunaan dilacak, serta jalur pengembalian disediakan bila diperlukan. Keterkaitannya dengan riset dan verifikasi dipertahankan sehingga alasan di balik keputusan dapat diperiksa.

Keputusan manusia

Dalam eksperimen, keputusan penting tidak diserahkan hanya kepada otomatisasi; penanggung jawab dan titik pemeriksaan dirancang secara jelas. Keterkaitannya dengan riset dan verifikasi dipertahankan sehingga alasan di balik keputusan dapat diperiksa.